hasil training yang saya tangkap dari pembicara (Mas Dan) tentang Pernikahan bukan untuk bahagia...cukup jelas menurut saya bagaimana membahasnya,,pantes yang dateng training banyak yah..haha,,,lets check this out guyss...walaupun masih umur 19thn tapi belajar tentang ini itu penting banget<menjagai dan mengarahkan>
Mengapa Tuhan menciptakan adanya sebuah pernikahan??:
karena Allah inisiator pertama
karena Allah konsen dengan pernikahan
karena Allah punya rencana dengan pernikahan itu
karena apa yang Allah bentuk itu sangat baik
Tujuan Allah adanya pernikahan:
pernikahan itu bukan tujuan tapi merupakan alat untuk mencapai tujuan. Tujuan akhir itu adalah amanat Agung Allah .Ada karunia orang untuk menikah dan ada yang tidak, walaupun begitu tujuan akhir itu tetap menjadi tujuan utama (Matius 28:19-20)dalam memutuskan.
Rancangan Allh terhadap pernikahan:
Mencapai keserupaan dengan Kristus(2Kor3:18). Pengkotbah 4:7-12 dijelaskan bahwa untuk mencapai keserupaan dengan Kristus , Allah mengizinkan adanya pasangan untuk mempertajam karakter keserupaan. Ketika membangun sebuah rumah tangga tapi orang tersebut masih dihantui bayang-bayang kepahitan dihidupnya maka orang tersebut pasti akan melukai orang lain/yang terdekat-->istri/suami.Dibutuhkan adanya kesatuan roh(Kejadian 2:24-25)
Menjadi partner Allah untuk menyelamatkan orang-orangyang belum menerima Tuhan sebagai Tuhan dan Juru Slamat(Kejadian 2:15). Ketika memutuskan untuk menikah maka harus difikirkan apakah ada kaitanya dengan Amanat Agung contoh Yusuf dan Maria, Aquila dan Priskila(kis 18: 1-4, 18,24-28)
Supaya keluarga itu mempunyai ketrurunan Illahi (Maleakhi 2:15). agar semakin banyak orang-orang yang percaya.
Supaya keluarga itu menjadi figur tentang keluarga yang mengenal Allah. Efesus 5: 22-33 atau dengan kata lain menjadi contoh bagi keluarga lain bagaimana pernikahan itu dibawah naungan Kristus
Supaya pasangan itu mempunyai kebersamaan,komunikasi dll
Respon kita:
secara pribadi harus membuat keputusan menerima Tuhan Yesus
bertumbuh dan setia dimuridkan
bersaksi dan memberitakan Injil dan memuridkan orang lain
fokus pada tujuan
.mendoakan calon teman hidup, sesuai dengan Kristus
menetapkan hati untuk hidup dengan orang yang seperti itu( Ulangan 4:1-6), 1 Raja-raja 11: 1. Ketika orang percaya menikah dengan orang belum percaya atau orang yang belum percaya dengan orang yang belum percaya maka pasti orang tersebut akan dicondongkan dengan allah lain (harta,patung,pesugihan dll).Pernikahan itu jangan saling menuntut tapi memberi.
kriteria itu apakah mencapai rancangan Allh?
menyerah pada kehendak-Nya
jangan pernah melanggar dengan kontak fisik

w000ww luar biasa perbincanganya, semakin serius mendengarkan ketika nanti retreat Mahasiswa kayaknya nih,,,hahaha..aku pikir selama ini pernikahan yang bahagia adalah pernikahan yang harmonis, punya anak dll..tapi pikiran itu dibukakan secara seluruhnya dalam alkitab dalam training sabtu kemaren..thanx mas dan...nantikan postingan tentang lanjutan bahan ini pertengahan Desember guys..see you..God Bless