Jumat, 16 November 2012

Pernikahan bukan untuk berbahagia???? {O,0}"

hasil training yang saya tangkap dari pembicara (Mas Dan) tentang Pernikahan bukan untuk bahagia...cukup jelas menurut saya bagaimana membahasnya,,pantes yang dateng training banyak yah..haha,,,lets check this out guyss...walaupun masih umur 19thn tapi belajar tentang ini itu penting banget<menjagai dan mengarahkan>


Mengapa Tuhan menciptakan adanya sebuah pernikahan??:

  1. karena Allah inisiator pertama 

  2. karena Allah konsen dengan pernikahan

  3. karena Allah punya rencana dengan pernikahan itu

  4. karena apa yang Allah bentuk itu sangat baik

Tujuan Allah adanya pernikahan:


       pernikahan itu bukan tujuan tapi merupakan alat untuk mencapai tujuan. Tujuan akhir itu adalah amanat Agung Allah .Ada karunia orang untuk menikah dan ada yang tidak, walaupun begitu tujuan  akhir itu tetap menjadi tujuan utama (Matius 28:19-20)dalam memutuskan.


Rancangan Allh terhadap pernikahan:

  1. Mencapai keserupaan dengan Kristus(2Kor3:18). Pengkotbah 4:7-12 dijelaskan bahwa untuk mencapai keserupaan dengan Kristus , Allah mengizinkan adanya pasangan untuk mempertajam karakter keserupaan. Ketika membangun sebuah rumah tangga tapi orang tersebut masih dihantui bayang-bayang kepahitan dihidupnya maka orang tersebut pasti akan melukai orang lain/yang terdekat-->istri/suami.Dibutuhkan adanya kesatuan roh(Kejadian 2:24-25)

  2. Menjadi partner Allah untuk menyelamatkan orang-orangyang belum menerima Tuhan sebagai Tuhan dan Juru Slamat(Kejadian 2:15). Ketika memutuskan untuk menikah maka harus difikirkan apakah ada kaitanya dengan Amanat Agung contoh Yusuf dan Maria, Aquila dan Priskila(kis 18: 1-4, 18,24-28)

  3. Supaya keluarga itu mempunyai ketrurunan Illahi (Maleakhi 2:15). agar semakin banyak orang-orang yang percaya.

  4. Supaya keluarga itu menjadi figur tentang keluarga yang mengenal Allah. Efesus 5: 22-33 atau dengan kata lain menjadi contoh bagi keluarga lain bagaimana pernikahan itu dibawah naungan Kristus

  5. Supaya pasangan itu mempunyai kebersamaan,komunikasi dll

Respon kita:

  1. secara pribadi harus membuat keputusan menerima Tuhan Yesus

  2. bertumbuh dan setia dimuridkan

  3. bersaksi dan memberitakan Injil dan memuridkan orang lain

  4. fokus pada tujuan

  • .mendoakan calon teman hidup, sesuai dengan Kristus

  • menetapkan hati untuk hidup dengan orang yang seperti itu( Ulangan 4:1-6), 1 Raja-raja 11: 1. Ketika orang percaya menikah dengan orang belum percaya atau orang yang belum percaya dengan orang yang belum percaya maka pasti orang tersebut akan dicondongkan dengan allah lain (harta,patung,pesugihan dll).Pernikahan itu jangan saling menuntut tapi memberi.

  • kriteria itu apakah mencapai rancangan Allh?

  • menyerah pada kehendak-Nya

  • jangan pernah melanggar dengan kontak fisik


w000ww luar biasa perbincanganya, semakin serius mendengarkan ketika nanti retreat Mahasiswa kayaknya nih,,,hahaha..aku pikir selama ini pernikahan yang bahagia adalah pernikahan yang harmonis, punya anak dll..tapi pikiran itu dibukakan secara seluruhnya dalam alkitab dalam training sabtu kemaren..thanx mas dan...nantikan postingan tentang lanjutan bahan ini pertengahan Desember guys..see you..God Bless




Jumat, 28 September 2012

WORSHIP LEADER, SINGER , PEMUSIK

 A. MENGAPA SEORANG SONG LEADER HARUS SEORANG WORSHIP LEADER 

Add caption

      Seorang Song Leader bukan hanya sekedar seorang Pemimpin nyanyi-nyanyian dalam sebuah Kebaktian atau Ibadah, tetapi lebih dari itu seorang Pemimpin Nyanyi-nyanyian harus seorang PENYEMBAH dan PEMUJI / WORSHIP LEADER (WL). Seorang Worship Leader bukan hanya seorang Pemimpin nyanyian yang trampil dan memiliki suara yang bagus, tetapi harus menjadi PENYEMBAH – PENYEMBAH yang dipanggil dan diurapi oleh Allah untuk melayani dalam rumah Tuhan / Gereja. Mereka yang terpanggil atau terlibat dalam Pelayanan Gereja bukanlah mereka yang bermain musik atau bernyanyi , tetapi mereka yang telah MENYERAHKAN DIRI untuk pelayanan Musik – Nyanyian untuk Tuhan (Mzm. 57 : 8 – 10; Mzm. 108 : 2 – 4).

B. TATA TERTIB WORSHIP LEADER & SINGER

      Setiap WORSHIP LEADER DAN SINGER bertanggung jawab kepada Tuhan dan GerejaNya untuk melakukan tugas pelayanan yang Tuhan anugrahkan padanya. Setiap WORSHIP LEADER & SINGER wajib mempersiapkan diri dengan baik untuk melayani Tuhan, diantaranya dengan cara :

1. Persiapan Diri
a)Pelayan Tuhan wajib mempersiapkan keberadaannya untuk melayani di hadirat Tuhan yang kudus. b)Membangun kehidupan rohani yang berakar, bertumbuh dan berbuah secara berkesinambungan.

2. Persiapan Teknis
a)Wajibmempersiapkan daftar lagu/pujian yang akan dinyanyikan, sebelum tugas pelayanannya.
b)Wajib mengikuti latihan sesuai dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan.
c)Wajibhadir sebelum Ibadah dimulai.  

   Bagi Setiap WORSHIP LEADER DAN SINGER yang dengan sengaja melanggar ketentuan-ketentuan diatas, berarti pelayan tersebut telah meremehkan HAK yang sudah diberikan oleh Tuhan dan mempermainkan tugas yang sudah menjadi tanggung jawabnya baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap Tuhan dan Gereja.

C. KRITERIA SEORANG WORSHIP LEADER

1. Kriteria Rohani

a. Lahir baru dan ada buah pertobatan.
b. Memiliki karakter Kristus.
c. Penuh Roh Kudus.
d. Seorang Penyembah Allah.
e. Suka Berdoa.
f. Dipenuhi Firman Allah.
g. Menguduskan perkataan, bersih dalam ucapan/nyanyian.

2. Kriteria Teknis

a. Memiliki talenta vokal yang cukup baik.
b. Mengerti dasar-dasar musik.
c. Mampu memimpin.
d. Mampu berkomunikasi dengan baik.
e. Memiliki dan mengembangkan perbendaharaan lagu pujian.

D. PERSIAPAN SEORANG WORSHIP LEADER

1. Persiapan Rohani

a. Setia dalam waktu doa.
b. Membaca Firman Tuhan.
c. Penyembahan pribadi.
d. Selalu menjaga kekudusan.
e. Doa dan puasa secara khusus.
f. Pemurnian motivasi, merendahkan diri.

2. Persiapan Teknis
    Worship Leader harus mengetahui thema setiap nyanyian Pujian atau Penyembahan yang disusunnya. Pemilihan lagu, apakah kita menguasai lagu tersebut? dan apakah jemaat mengenal lagu tersebut? Menjaga kualitas vocal, latihan pernafasan. Persiapan team, latihan bersama team musik & Singer.Berapa waktu yang tersedia, termasuk kesaksian atau kata sambutan persembahan, pengumuman. Tingkat pengenalan atau penguasan Lagu. Kondisi atau keadaan Jemaat yang akan kita layani. - Kita mengenal dengan baik. - Cari informasi tentang usia mayoritas Jemaat. - Bagaimana karakter jemaat di tempat atau daerah tersebut. - Berapa jumlah jemaat yang ada.  

3. Bagaimana Fasilitas Tempat Dan Waktu Fasilitas penunjang (Sound system, musik, AC, dll).
    Kondisi tempat (besar / kecil). Waktu (pagi / siang / sore / malam).


E. HAL–HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT MENJADI WORSHIP LEADER 

1. Bangun Komunikasi Yang Erat Dengan Jemaat Pada Kesempatan Pertama :Penuh kasih bukan dibuat-buat. Kata-kata pembuka yang mengakrabkan dan menguatkan. Pandangan mata dan senyuman.

2. Hindari Kata-Kata Yang Melemahkan Dan Menghakimi Jemaat :

a. Memotivasi dan membangun jemaat dengan kata-kata yang positif, seperti :
- “Saya percaya Allah hadir di sini dan siap memberkati Saudara…”
- “Ada kuasa dalam hadirat Allah ……”
- “Saudara yang datang dengan masalah pasti akan pulang dengan kelepasan ……
b. Jangan menghakimi keterlambatan jemaat.
c. Jangan menghakimi cara jemaat memuji, jangan paksakan jemaat untuk sama seperti kita.
d.Gunakan kata-kata iman : “ Saya percaya ………”

3. Persiapkan Penampilan Yang Baik :
a. Pakaian rapi dan sopan. 
b. Rambut rapi.
c. Wajah segar, cerah dan bersih.

4. Hindari pertentangan dengan pemusik atau singers yang menimbulkan ketidak-sejahteraan suasana ibadah : a. Beri aba-aba atau komando yang jelas dan disertai dengan senyum.
  b. Kalau terjadi kesalahan, jalan terus (untuk membangun kepercayaan diri seluruh team).
  c. Ingat! kita sedang menyembah dan memuji Allah, dan sedang membangun komunikasi yang akrab dengan Allah.

5. Hindari pengulangan lagu terlalu banyak, yang dapat menjenuhkan.

6. Fleksibel dalam memimpin dan peka terhadap kehendak Roh Kudus untuk suatu perubahan - perubahan
sikap dan berbagai gaya dalam memimpin sehingga membawa suasana yang hidup, meriah, indah dan penuh kuasa Roh Kudus.  

7. Hindari banyak bicara, komentar disaat lagu sedang dinyanyikan, sebaiknya gunakan kata-kata, komentar-komentar yang tepat pada saat jeda lagu.

8. Hindari kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik : Terlalu sering menutup mata. Kebiasan gerakan tangan yang kurang baik. Membelakangi jemaat. Refleks mata berkedip-kedip
.  
9. Jangan biarkan suasana vakum untuk beberapa waktu.

10. Seringlah mengkoreksi penampilan saudara. Gaya di panggung, cara berdiri, gerakan tangan. Cara memegang microphone. Pengucapan istilah dan komentar

11. Perhatikan nada dasar lagu yang PAS, tidak ketinggian, juga tidak kerendahan (perhatikan nada dasar Asli dari Pencipta Lagunya).

12. Perhatikan “Intro” dan “Ending” setiap lagu, sehingga tepat dengan iramanya, juga pada saat “Interlude” jika ada.

13. Pengulangan lagu yang wajar sesuaikan dengan situasi Jemaat.

14. Kuasai Aba-aba (Hand Signals).
a.Nada dasar.
b.Pengulangan.
c.Overtone.
d.Perlambat / Percepat tempo.
e.Perkeras / perhalus suara.
f.Pengulangan coda.
g.Acapela.
h.Drums Only.
i.Piano / keyboards only.

F. PERSIAPAN SEORANG SINGER

    (1 Taw. 25 : 1 – 31) Seorang Singer dalam ibadah haruslah seorang penyembah Allah (worshippers), sehingga persiapan seorang singer tidak hanya pada saat menjelang ibadah saja melainkan setiap saat membangun kehidupan penyembahannya. Singer harus penuh Roh Kudus, agar ada URAPAN dalam pelayanannya, ia senantiasa mengandalkan Roh Kudus dan mempersiapkan dirinya untuk semakin peka dalam tuntunan dan pekerjaan Roh Kudus. Singer haruslah seorang yang suka berdoa :
1. Mempersiapkan diri dalam doa khusus bagi seluruh team yang ditunjangnya bagi umat yang dilayani.
2. Berlatih khusus. memiliki kemauan kuat untuk meningkatkan “Skill”-nya.

G. FUNGSI SINGER’S DALAM TEAM

1. Memberi tenaga vokal (vocal power) pada setiap pujian yang dinaikkan.
2. Memberi harmoni dan keindahan pada setiap pujian yang dinaikkan.
3. Memberi inspirasi bagi jemaat dalam memuji Tuhan. Inspirasi dapat berupa : Ekspresi atau mimic muka, mata Mengangkat tangan atau bertepuk tangan. Gerakan atau tarian tertentu.
4. Menopang pemimpin pujian dan pemusik melalui doa.

H. PEMUSIK

     Dalam pelayanan musik, peran pemusik adalah mambawa suasana pemyembahan ke atmosfir yang penuh hadirat Allah dan membantu jemaat untuk mengangkat suara mereka dalam menyanyikan lagu. Sebagai seorang pemusik, anda tidak dapat menghindari suatu kondisi di mana jemaat tidak memandang/melihat anda; dengan kata lain, anda pasti menjadi panutan/sorotan/contoh bagi jemaat. Menjadi seorang pemusik gereja merupakan panggilan yang luarbiasa. Jangan memandang rendah panggilan tersebut. Menjadi contoh berarti menjadi saksi hidup bagi orang lain. Carilah Tuhan tiap hari dalam saat teduhmu dan “BERDOA SEBELUM MEMAINKAN ALAT MUSIK” Sebagai seorang pemusik, anda mungkin belajar sendiri atau pernah dilatih tetapi jangan memainkan alat musik melewati batas saat ibadah karena anda berada dalam satu tim musik. Jka ada suatu teknik atau permainan yang anda ingin tonjolkan maka gunakan pada saat berlatih sehingga permainan tersebut sempurna saat dibawa ke ibadah. Juga sebagai seorang pemusik, anda pasti tidak pernah puas untuk mengetahui tentang musik. Tetaplah kejar suatu pelajaran yang baru. Tetap berlatih dan belajar.

I. TATA TERTIB WORSHIP PEMUSIK
    Setiap PEMUSIK bertanggung jawab kepada Tuhan dan GerejaNya untuk melakukan tugas pelayanan yang Tuhan anugerahkan padanya. Setiap WORSHIP LEADER & SINGER wajib mempersiapkan diri dengan baik untuk melayani Tuhan, diantaranya dengan cara

1. Persiapan Diri
a) Pelayan Tuhan wajib mempersiapkan keberadaannya untuk melayani di hadirat Tuhan yang kudus.
b) Membangun kehidupan rohani yang berakar, bertumbuh dan berbuah secara berkesinambungan.

2. Persiapan Teknis
a) Wajib mengikuti latihan sesuai dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan.



Sabtu, 08 September 2012

Hello everyone, this is your captain speaking...



Beberapa waktu yang lalu saya baru saja naik pesawat untuk kesekian kalinya, namun baru saat itu saya memperhatikan sebuah suara yang terdengar dari pengeras suara di dalam pesawat yang diawali dengan “Good afternoon everyone, this is your captain speaking…” setelah itu suara tersebut menjelaskan tentang siapa dirinya, kemana pesawat itu akan menuju, berapa waktu yang akan di tempuh dan berapa ketinggian yang akan dicapai. Setelah itu suara itu tidak terdengar lagi untuk beberapa saat. Kemudian disaat pesawat akan mengalami turbulence suara yang sama kembali terdengar dan menjelaskan bahwa karena cuaca tidak terlalu baik maka pesawat akan mengalami guncangan untuk beberapa saat dan penumpang diminta menggunakan sabuk pengaman di tempat duduk dan duduk dengan tenang. Waktu pesawat akan mendarat suara itu terdengar lagi, dia menjelaskan keadaan tempat yang akan dituju misalnya mengenai cuaca, temperature dan jam tempat tujuan.


Saya rasa kehidupan kita bisa diumpamakan seperti sedang naik pesawat. Ketika perjalanan kita dalam “pesawat kehidupan” dimulai hal yang harus kita lakukan adalah percaya pada Tuhan Yesus yang adalah pilot pesawat hidup kita. Percaya bahwa Pilot yang mengendarai pesawat kehidupan kita adalah seorang yang terlatih, dapat diandalkan dan sanggup membawa kita pada tujuan kita dengan selamat. Sebelum pesawat kehidupan kita akan take off, Tuhan Yesus sang pilot yang handal akan berbicara kepada kita, Dia akan mulai dengan menjelaskan siapa diriNYA (“Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Yohanes 14:6), kemudian Dia akan menjelaskan bahwa Dia akan membawa kita kepada kemenangan demi kemenangan melalui badai demi badai dalam kehidupan (“Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Roma 8:37). Selanjutnya Dia akan menjelaskan ketinggian dan waktu yang akan ditempuh (“Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap” mazmur 90:10).



Ketika pesawat sudah berada di atas udara kadang pengen banget kita duduk di sebelah Tuhan Yesus sang Pilot untuk mengaturNYA (setidaknya itu yang sering saya rasakan). Pengen banget rasanya memaksaNya menurunkan ketinggian pesawat kehidupan ini biar seandainya kalo terjadi apa-apa kita bisa menyelamatkan diri, kadang pengen juga kasih tau Dia bahwa seharusnya Dia mengarahkan pesawat kehidupan kita ke ke kanan, bukan ke kiri dan lain sebagainya. Tapi terkadang (sering sekali bahkan) Dia seolah tidak menggubris keinginan kita dan tetap pada rencanaNya yang semula. Terdengar kejam? Tidak juga sebenarnya, karena yang harus kita ingat adalah He is the pilot, not us! Tidak seharusnya kita mengaturNYA, Dia yang lebih tahu apa yang harus Dia lakukan dan apa yang akan Dia lakukan kelak karena Dialah Allah (“Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu , dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.” Yesaya 55:8). Waktu kita terus-terusan berusaha untuk meyakinkanNya agar mengikuti “arahan” kita saat menempuh perjalanan kehidupan ini, mungkin tatapan mataNya menggambarkan sebuah kalimat yang sering kali diungkapkanNya: “why don’t you just trust Me? Trust Me ad you will be amazed ” (“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Yeremia 29:11).



Dan bagian yang paling seru adalah ketika turbulence atau goncangan itu datang. Sebelum turbulence itu kita alami, Pilot kita akan memperingatkan kita terlebih dahulu (“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu” 1 kor 10:13). Tapi waktu berbagai pergumulan dalam pekerjaan, kesehatan, pasangan hidup, keluarga atau apapun itu datang menggoncang pesawat kehidupan kita, ingin rasanya kita segera berlari ke ruang kendali pesawat dan menanyakan kepada Sang Pilot apa yang sedang terjadi, kenapa harus terjadi, berapa lama lagi ini akan berlangsung dan seribu pertanyaan lainnya. Menurut saya itu adalah suatu reaksi yang manusiawi dan wajar, namun terkadang mengetahui jawaban dari sebuah pertanyaan “kenapa harus saya yang mengalami pencobaan seberat ini?” atau “kenapa Tuhan menjodohkan saya dengan orang yang tidak saya sukai?” atau “kapan penyakit ini akan sembuh?” tidak akan banyak membantu kita dalam melalui pergumulan itu. Yang akan sangat membantu kita dalam melewati berbagai pergumulan hidup adalah dengan mendengar suaraNya dan mengikuti arahanNya dan yang terpenting adalah percaya bahwa God always in control. Sama seperti seorang pilot yang berusaha menenangkan para penumpangnya ketika melewati cuaca buruk di udara dengan memberi informasi dan meminta para penumpang untuk duduk tenang di kursi masing-masing dan mempercayainya, demikian juga Tuhan Yesus ketika memimpin kita melalui berbagai “cuaca buruk” dalam hidup, ketika kita mulai meragukan kehebatanNya, Dia berusaha meyakinkan dan menenangkan kita dengan berfirman “Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!” mazmur 46:10



Kawan, mungkin sekarang Sang Pilot hidup kita, Tuhan Yesus sedang memberikanmu pengarahan apa yang Ia mau kalian lakukan dan ke arah mana Ia akan membawa masa depanmu. Jangan lewatkan kesempatan yang baik itu! Siapkan hatimu, dengarkan baik-baik dan lakukan apa saja yang menjadi perintahNya, sekalipun terkadang petunjuk dan perintahNya tidak masuk akal sama sekali, tapi percayalah bahwa Ia adalah Allah yang tidak pernah salah.



Atau mungkin sekarang pesawat kehidupan mu sedang di hantam badai dan cuaca buruk dan saat ini kalian merasa bahwa selama turbulence kehidupan ini terjadi Tuhan Yesus tidak memperdengarkan suaraNya dan memberitahu kita kemana kita harus melangkah dan apa yang harus kita perbuat. Dan jika itu benar-benar terjadi hanya satu yang dapat kita lakukan yaitu kita harus benar-benar mempercayakan dan menyerahkan pesawat kehidupan kita kepadanya. Percayalah kalo Dia terlalu sanggup untuk membawamu melewati setiap badai kehidupan. Daripada bertanya kepada Tuhan dengan marah: “kenapa badai ini harus menghantam pesawatku?!?” lebih baik kita merendahkan hati kita dan bertanya dengan tulus kepada Tuhan: “Tuhan apa yang mau Kau ajarkan kepadaku lewat badai hidup ini?”. Dijamin hati Tuhan akan luluh melihat kita mengajukan pertanyaan yang tulus dan penuh penyerahan ini.



Persoalan boleh tetap ada, pergumulan boleh kian berat, cuaca kehidupan boleh semakin buruk tapi “tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Yesaya 40:30



Have a safe “flight”, friends!



God bless you!

Senin, 27 Agustus 2012

HAMBA TUHAN??WHY NOT..

                Oleh-oleh dari Malang ikut Youth Camp di South East Asia Bible Seminary adalah salah satunya cerita unik yang didapat dari temen- temen kamar 304 dan 303. Setiap malam setelah selesai mengikuti acara KKR pasti kita sharing-sharing kamar apa yg didapat dari acara-acara sebelumnya.Waktu itu malam terakhir kita bisa sharing kamar dan tepat sebelumnya adalah acara KKR dengan tema The Divine Call, ini acara yang ditunggu-tunggu sama peserta atau mungkin banyak juga peserta yang menghindari acara ini.                        

                Salah satu cerita uniknya itu sharenya dari k Amel (27thn), dia teman yang cukup dekat dengan saya ketika mengikuti camp tersebut, saat itu dia ikut camp yang ke tiga kalinya. Saat baru datang dikamar dia menyapa saya duluan dan memang orangnya begitu ramah menurut saya, tapi ada satu hal yang membuat saya penasaran adalah matanya dia, walaupun memakai kacamata dan ditutupin poninya tapi kok berasa ada yang aneh karena matanya rada tertutup atau bisa dibilang sitip sebelah yah???- - -  

              Akhirnya saya dikasih tau jawabanya setelah malam terakhir itu, dia ditunjuk sharing tentang panggilan hidupnya oleh pemimpin kamar dan akhirnya dia bercerita tentang panggilanya

              ka Amel said :"apa yang aku dapet dari camp ini yang paling mengena adalah ketika acara tadi(the divine call) aku tadi maju saat Pak benny bertanya siapa yang panggilan hidupnya menjadi hamba Tuhan, tanpa ragu lagi aku berjalan ke atas panggung dan berlutut untuk didoakan. Mengapa saya berani maju kedepan karena dari saya mengikuti camp sebelumnya saya sudah merasakan panggilan hidup saya menjadi hamba Tuhan tetapi saya 'mengelak' panggilan hidup saya tersebut dengan menghindari hal-hal yang membuat saya terlalu rohani mengingat latar belakang saya adalah dari keluarga broken home yang engga jelas kenapa bapak saya ninggalin gitu aja ibu dan saya sejak kecil. Suatu kali saya ngetrack motor bareng geng motor saya siang-siang hingga akhirnya saya kecelakaan dan tubuh saya sempat koma dirumah sakit, selang juga jahitan dimana-mana sampai saya engga bisa ngapa-ngapain, tidurpun justru akan membuat saya amnesia karena kepala kebentur dan darah dimana-mana. Hingga suatu saat ibuku ngomong 'mesti ada hal yang engga beres dalam hidupmu , ayo ngomong sama Tuhan aja, kamu harus nurut dan taat sama Tuhan'. disitu saya teringat akan panggilan hidup saya menjadi seorang hamba Tuhan dengan latar belakang hidupku yang bisa dibilang kacau tetapi saya mengeraskan hati saya, saya pokoknya tidak mau jadi pendeta dll. Akhirnya saya tersadar dan disitu saya bilang ke Tuhan, apapun yang Tuhan mau dalam hidup saya, saya mau taat dan nurut sama Tuhan, tiba-tiba rasa kesakitan itu mulai berkurang dan akhirnya sembuh walaupun syaraf mata yang menuju otak saya ada yang rusak, hingga mata saya rada tertutup sedikit. Saat ini saya sadar bahwa apapun panggilan hidup setiap orang itu pasti Tuhan sudah tetapkan dan orang lain bahkan diri kita sendiripun tidak akan pernah terlepas dari panggilan hidup yang Tuhan sudah sediakan walaupun cara Tuhan menyatakanya berbeda-beda contohnya saya yang harus mengalami pengalaman pahit itu untuk memberikan arah bahwa kamu Amel harus menjadi Hamba Tuhan dan kamu tidak bisa memungkirinya.Mungkin itu sih pelajaran yang cukup berharga dari camp ini. Aku ingin lanjut S2 (M.Div) di kampus ini."

              Sharing yang cukup menarik buat saya pribadi, dari anak yang semaunya sendiri dan mengeraskan hati tentang panggilan hidupnya menjadi hamba Tuhan hingga akhrinya Tuhan mendatangkan kecelakaan atas dia baru dia mulai taat tentang panggilan hidupnya.

              So, panggilan hidup memang Tuhan sudah merencanakan jauh sebelum kita lahir ke dunia ini. Setelah kita tahu panggilan hidup itu, respon yang harus kita kasih ke Tuhan adalah belajar taat dengan segala resiko yang dihadapi, jangan menghindar dan mengeraskan hati tentang panggilan hidup kita.Kiranya cerita ini bisa jadi berkat bagi kita . God bless you :-)  

Minggu, 26 Februari 2012

"DISINI JUAL IKAN SEGAR"

           Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.(Yeremia 29:11)


           Seseorang mulai berjualan ikan segar dipasar.Ia memasang papan pengumuman bertuliskan "Disini Jual Ikan Segar".
            Tak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya.
            "Mengapa kau tuliskan kata: DI SINI ?Bukankah semua orang sudah tau kalau kau berjualanan DI SINI bukan DISANA?".
            "Benar juga!". Pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "DISINI", dan tinggalah tulisan "JUAL IKAN SEGAR".
            Tak lama kemudian datanglah pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya.
            "Mengapa kau pakai kata SEGAR?Bukankah yang kau jual ikan segar bukan ikan busuk?".
            " Benar juga!".Pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "SEGAR", dan tinggalah tulisan "JUAL IKAN "
            Sesaat kemudian datanglah pengunjung ketiga yang juga menanyakan tulisannya.
            "Mengapa kau tulis kata JUAL?Bukankah semua orang sudah tahu kalau ikan ini untuk dijual, bukan untuk dipamerkan?".
             "Benar juga!". Pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "JUAL", dan tinggalah tulisan " IKAN " .
             Selang beberapa waktu kemudian, datanglah pengunjung keempat, yang juga menanyakan tulisannya.
            "Mengapa kau tulis kata IKAN?Bukankah semua sudah tau kalau in bukan daging?".
            "Benar juga," pikir si penjual ikan ini lalu diturunkanya papan pengumuman itu.


Pesan Cerita:

Kadang kita mendengarkan pendapat orang lain, agar kita tidak salah dalam mengambil keputusan. Tapi, jangan mendengarkan pendapat orang lain dan dengan serta merta mengikuti apa yang dikatakan orang lain, hanya untuk memuaskan mereka.
Kitalah yang paling tau tentang hidup kita sendiri, kita paling mengerti apa yang kita cari dan kita butuhkan untuk diri kita sendiri. Dengarkan perkataan orang lain selama itu membantu anda mengembangkan diri anda. Tapi, buang jauh jauh segala komentar dan pendapat orang lain jika anda merasa itu tidak akan membuat anda menjadi lebih baik. 

Jumat, 24 Februari 2012

Why Many People Dissapointed With Mathemathics????

it's me
            Banyak orang bilang matematika itu pelajaran paling mengerikan, menakutkan, susah, bikin frustasi, ehm apalagi yah mungkin bikin orang setres dan gampang nyerah sama keadaan maybe?..eh kadang juga ada yang bilang pelajaran matematika itu berasa lammmmaaaaa bangett saking bunteknya otak g mau ngitung-ngitung.
            Apasih sebenernya gunanya belajar matematika itu?
            Apasih trik-trik atau tips supaya pinter matematika?
            Apasih akibatnya engga bisa matematika?
            Kenapa sih setiap aku belajar matematika kok g bisa bisa plus g mudeng?
            Apa kesan atau komentar pertama Anda kalau ketemu sama pelajaran matematika?
            Kadang kesan pertama saat kita mengetahui masalah itu, itu juga yang akan terjadi nanti, hati-hati dengan komentar-komentar Anda saat menemui maslah.Apalagi kalau masalah itu Matematika !!!
Gimana sih Chika caranya buat bisa pinter matematika?????
ehmm kalau aku boleh njawab itu ada beberapa tips buat pinter matematika nih:
  1. suka dlu sama yang namanya Matek
  2. doa dulu kalau mau belajar*itu penting banget
  3. sebelum diajarin matematika, kamu harus belajar dulu,mudeng engga mudeng ya tetep dipaham-pahamin, trus bikin catetan hala-hal yang perlu ditanya kepada pengajar nanti
  4. dengerin pengajar njelasi matematika, pikiranya harus konsentrasi dan jangan mikir macem2
  5. kalau ada yang engga mudeng segeralah bertanya sama pengajar
  6. selesai diajar, ulangi lagi materi yang diajarkan, dan mengerjakan  soal-soal latihan agar makin trampil,
  7. buatlah rangkuman materi yang dipelajarin(rumus-rumus,trik-trik ngerjain soal materi dll)
  8. kalau bisa rangkuman materi yang dibuat dihafalin diluar kepala
  9. terus berlatih dan berlatih,jangan lupa jangan cepet puas dengan apa yang dicapai dan selalu teliti mengerjakan.
      Mungkin itu aja sih menurutku tipsnya, setiap orang mungkin ada tips tersendiri ya, jadi selamat mencoba aja deh, semoga tips itu bermanfaat yah,God Bless ^,^